Hukum Dagang

Tugas Softskill

“Hukum Dagang”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama                            : Rr Baby Indria Putri

Kelas                              : 2 EB04

Npm                              : 26211473

 

 

 

 

 

 

     I.            Pendahuluan

 

 

Jaman semakin moderen,kebutuhan manusia semakin bertambah dan tidak ada puasnya.Banyak produsen yang menguras pikiran – pikiran yang kreatif untuk meningkatkan kualitas produknya,agar mampu bersaing dalam merebut pasar karena tingginya persaingan produsen terkadang menyebabkan salah satu produsen melakukan persaingan yang tidak sehat.Didalam persaingan tersebut terkadang produsen melakukan banyak pelanggaran di dalam hukum perdagangan yang bertujuan untuk saingan produsen nya mengalami kekurangan dalam penghasilan yang berdampak pada kerugian(bangkrut) yang berskala besar.Dari  permasalahan yang sering terjadi maka dibuatlah suatu peraturan perdagangan yang disebut HUKUM DAGANG . Hukum dagang ini dimanfaatkan agar dapat mengatur berjalannya suatu perdagangan dan mencegah ,memberikan sanksi kepada  produsen / perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  II.            Rumusan Masalah

 

 

  • Pengertian Hukum Dagang

 

 

  • Sumber Hukum Dagang

 

 

  • Asas asas hukum Dagang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Pembahasan

 

 

  • Pengertian Hukum Dagang

 

Hukum dagang ialah hukum yang mengatur tingkah laku manusia yang turut melakukan perdagangan untuk memperoleh keuntungan,atau hukum yang mengatur hubungan hukum antara manusia dan badang badan hukum satu dengan yang lainnnya dalam bidang perdagangan

 

Sistem hukum dagang menurut arti luas dibagi menjadi 2: yaitu tertulis dan tidak tertulis tentang aturan perdangan

 

Hukum dagang ialah aturan aturan hukum yang mengatur hubungan orang satu dengan yang lain khususnya dalam perniagaan.Hukum dagang adalah perdata khusus.Pada mulanya kaidah hukum yang kita kenal sebagai hukum dagang saat ini mulai muncul dikalangan kaum pedagang sekitar abad ke – 17 .Kaidah kaidah hukum tersebut sebenarnya merupakan kebiasaan diantara mereka yang muncul dalam pergaulan di bidang perdagangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Sumber sumber hukum dagang

 

 

 

Hukum Dagang Indonesia terutama bersumber pada :
1. Hukum tertulis yang dikofifikasikan :

a.   Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) atau Wetboek van Koophandel Indonesia (W.v.K)
b.   Kitab Undang-Undang Hukum Sipil (KUHS) atau Burgerlijk Wetboek Indonesia (BW)

2. Hukum tertulis yang belum dikodifikasikan, yaitu peraturan perundangan khusus yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan perdagangan (C.S.T. Kansil, 1985 : 7).
Sifat hukum dagang yang merupakan perjanjian yang mengikat pihak-pihak yang mengadakan perjanjian.

Pada awalnya hukum dagang berinduk pada hukum perdata. Namun, seirinbg berjalannya waktu hukum dagang mengkodifikasi(mengumpulkan) aturan-aturan hukumnya sehingga terciptalah Kitab Undang-Undang Hukum Dagang ( KUHD ) yang sekarang telah berdiri sendiri atau terpisah dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata ( KUHPer ).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Asas – asas hukum dagang

 

Pengertian dagang dalam arti ekonomi yaitu segala perbuatan antara produsen dan konsumen .

Pengertian perusahaan,yaitu seorang yang bertindak keluar untuk mencari keuntungan dengan suatu cara dimana yang bersangkutan menurut imbangannya lebih banyak menggunakan modal dari pada menggunakan tenaga sendiri.

Pentingnya perusahaan         :

  • Kewajiban memegang buku tentang perusahaan yang bersangkutan
  • Perseroan firma selalu melakukan perusahaan
  • Pada umumnya suatu akte dibawah tangan yang berisi pengakuan dari suatu pihak,hanya mempunyai kekuatan pembuktian jika ditulis sendiri oleh si berhutang atau dibubuhi tanda persetujuan yang menyebutkan jumlah uang pinjaman
  • Barang siapa melakukan suatu perusahaan adalah seseorang pedagang dalam pengertian KUHD
  • Siapa saja yang melakukan suatu perusahaan diwajibkan ,apabila diminta,memperlihatkan buku bukunya kepada pegawai jawatan pajak

 

 

 

 

  • Penutup

 

Dari pembahasan makalah diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam hukum dagang terdapat peraturan – peraturan yang mengatur jalannya suatu aktivitas dagang yang tertulis dalam KUHD  dan pelaku pelaku dalam usaha dagang masing masing memiliki hak dan kewajiban yang dimana harus dilaksanakan demi kelancaran dalam berdagang

 

 

 

Tugas Softskill

“Hukum Dagang”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama                            : Rr Baby Indria Putri

Kelas                              : 2 EB04

Npm                              : 26211473

 

 

 

 

 

 

     I.            Pendahuluan

 

 

Jaman semakin moderen,kebutuhan manusia semakin bertambah dan tidak ada puasnya.Banyak produsen yang menguras pikiran – pikiran yang kreatif untuk meningkatkan kualitas produknya,agar mampu bersaing dalam merebut pasar karena tingginya persaingan produsen terkadang menyebabkan salah satu produsen melakukan persaingan yang tidak sehat.Didalam persaingan tersebut terkadang produsen melakukan banyak pelanggaran di dalam hukum perdagangan yang bertujuan untuk saingan produsen nya mengalami kekurangan dalam penghasilan yang berdampak pada kerugian(bangkrut) yang berskala besar.Dari  permasalahan yang sering terjadi maka dibuatlah suatu peraturan perdagangan yang disebut HUKUM DAGANG . Hukum dagang ini dimanfaatkan agar dapat mengatur berjalannya suatu perdagangan dan mencegah ,memberikan sanksi kepada  produsen / perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  II.            Rumusan Masalah

 

 

  • Pengertian Hukum Dagang

 

 

  • Sumber Hukum Dagang

 

 

  • Asas asas hukum Dagang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Pembahasan

 

 

  • Pengertian Hukum Dagang

 

Hukum dagang ialah hukum yang mengatur tingkah laku manusia yang turut melakukan perdagangan untuk memperoleh keuntungan,atau hukum yang mengatur hubungan hukum antara manusia dan badang badan hukum satu dengan yang lainnnya dalam bidang perdagangan

 

Sistem hukum dagang menurut arti luas dibagi menjadi 2: yaitu tertulis dan tidak tertulis tentang aturan perdangan

 

Hukum dagang ialah aturan aturan hukum yang mengatur hubungan orang satu dengan yang lain khususnya dalam perniagaan.Hukum dagang adalah perdata khusus.Pada mulanya kaidah hukum yang kita kenal sebagai hukum dagang saat ini mulai muncul dikalangan kaum pedagang sekitar abad ke – 17 .Kaidah kaidah hukum tersebut sebenarnya merupakan kebiasaan diantara mereka yang muncul dalam pergaulan di bidang perdagangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Sumber sumber hukum dagang

 

 

 

Hukum Dagang Indonesia terutama bersumber pada :
1. Hukum tertulis yang dikofifikasikan :

a.   Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) atau Wetboek van Koophandel Indonesia (W.v.K)
b.   Kitab Undang-Undang Hukum Sipil (KUHS) atau Burgerlijk Wetboek Indonesia (BW)

2. Hukum tertulis yang belum dikodifikasikan, yaitu peraturan perundangan khusus yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan perdagangan (C.S.T. Kansil, 1985 : 7).
Sifat hukum dagang yang merupakan perjanjian yang mengikat pihak-pihak yang mengadakan perjanjian.

Pada awalnya hukum dagang berinduk pada hukum perdata. Namun, seirinbg berjalannya waktu hukum dagang mengkodifikasi(mengumpulkan) aturan-aturan hukumnya sehingga terciptalah Kitab Undang-Undang Hukum Dagang ( KUHD ) yang sekarang telah berdiri sendiri atau terpisah dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata ( KUHPer ).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Asas – asas hukum dagang

 

Pengertian dagang dalam arti ekonomi yaitu segala perbuatan antara produsen dan konsumen .

Pengertian perusahaan,yaitu seorang yang bertindak keluar untuk mencari keuntungan dengan suatu cara dimana yang bersangkutan menurut imbangannya lebih banyak menggunakan modal dari pada menggunakan tenaga sendiri.

Pentingnya perusahaan         :

  • Kewajiban memegang buku tentang perusahaan yang bersangkutan
  • Perseroan firma selalu melakukan perusahaan
  • Pada umumnya suatu akte dibawah tangan yang berisi pengakuan dari suatu pihak,hanya mempunyai kekuatan pembuktian jika ditulis sendiri oleh si berhutang atau dibubuhi tanda persetujuan yang menyebutkan jumlah uang pinjaman
  • Barang siapa melakukan suatu perusahaan adalah seseorang pedagang dalam pengertian KUHD
  • Siapa saja yang melakukan suatu perusahaan diwajibkan ,apabila diminta,memperlihatkan buku bukunya kepada pegawai jawatan pajak

 

 

 

 

  • Penutup

 

Dari pembahasan makalah diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam hukum dagang terdapat peraturan – peraturan yang mengatur jalannya suatu aktivitas dagang yang tertulis dalam KUHD  dan pelaku pelaku dalam usaha dagang masing masing memiliki hak dan kewajiban yang dimana harus dilaksanakan demi kelancaran dalam berdagang

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

April 2013
M T W T F S S
« Jan   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: